Menu

Tampilkan postingan dengan label Pusaka Bersertifikat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pusaka Bersertifikat. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Agustus 2017

Keris Sepuh Brojol Tuban Mataram Dwi Warno Sertifikat Museum TMII


BERSERTIFIKAT MUSIUM PUSAKA TAMAN MINI INDONESIA INDAH

DAPUR : Brojol
PAMOR : Dwi Pamor ( kulit semangka + kol buntet )
TANGGUH : Tuban Mataram
WARANGKA : Gayaman Yogya
KAYU : Timoho
PENDOK : Slorok Kemalo Merah Model Yogya

 Untuk pemesanan / pembayaran bisa via Tokopedia
Atau Hubungi: 
Telp./W.A: 0816869621
BBM: D97B02D4
Desa Bakalan Kecamatan Kandeman Kabupaten Batang













#FILOSOFI_PAMOR_KULIT_SEMANGKA
Pamor Ngulit Semangka termasuk pamor yang merakyat jenis pamor ini sebagaimana namanya seperti kulit semangka.
Dari segi teknik pembuatannya termasuk pamor mlumah.
Dari segi niat termasuk dalam jenis dalam pamor tiban (tidak direkayasa bukan pamor rekan)
Tuahnya : memudahkan mencari jalan rejeki dan mudah bergaul pada siapa saja dan dari golongan manapun.

#FILOSOFI_PAMOR_KOL_BUNTET
Keris Kol Buntet Kekebalan & Penunduk Pengasihan
Tuah Khasiat Keris Kol Buntet Insya Alloh untuk spesial kekebalan dan pengasihan,kekebalan dimaksud agar pemilik terhindar/selamat dari senjata tajam,senjata api,tindak kekerasan,mengendarai kendaraan,kejahatan,kiriman santet,serangan sihir,pelet guna-guna,teror jin jahat,pagar gaib otomatis.
Selain itu Keris Kol Buntet juga terkenal untuk pengasihan tingkat tinggi,ajian pemikat hati,memudahkan menjalin mitra kerja sama,keharmonisan hubungan teman/pimpinan/karyawan,meluluhkan hati yang keras,melancarkan dalam negosiasi,memudahkan meraih tender,membuka jalan keluar usaha,menguatkan mental dalam menghadapi masalah,serta menjadikan manusia yang mempunyai daya tarik tingkat tinggi berlaku pada siapapun.

Rabu, 09 Agustus 2017

Tombak Kudhup Gambir Wengkon + Kulit Semongko


DAPUR : Kudhup Gambir
PAMOR : Dwi Pamor
( Wengkon + Kulit Semongko )
TANGGUH : Tuban

Untuk pemesanan / pembayaran bisa via Tokopedia
Atau Hubungi: 
Telp./W.A: 0816869621
BBM: D97B02D4
Desa Bakalan Kecamatan Kandeman Kabupaten Batang










#MAKNA_SIMBOLIK_DHAPUR
#TOMBAK_KUDHUP_GAMBIR

Dhapur Kudup Gambir atau Ngudup Gambir adalah salah satu dari 4 macam bentuk ujung sebilah keris atau tombak menyerupai kuncup Bunga Gambir yang belum mekar banyak terdapat pada ujung tombak.

#FILOSOFI_PAMOR_WENGKON

Dilihat dari penampilannya tampak seolah pamor yang sederhana.Tetapi pamor Wengkon atau Tepen tidak dapat dibuat oleh sembarang empu.Hanya para empu yang cermat dan teliti dalam kerjanya yang sanggup membuat motif pamor Wengkon dengan baik.
Bentuk gambaran motif pamor Wengkon berupa garis yang membentuk bingkai sejak dari bagian gandik Ke tepi depan ke pucuk ke tepi belakang hingga wadidang keris.
Kata wengkon artinya memang bingkai. Sedangkan nama Tepen berasal dari kata tepian.
Karena membentuk bingkai pamor ini terkadang disebut juga pamor Lis-lisan. Lis = bingkai.
Tuah atau angsar pamor wengkon bagi sebagian pencinta keris dipercaya dapat melindungi pemiliknya dari bahaya penangkal guna-guna penangkal fitnahan mencegah gangguan binatang buas dan berbisa.
Pamor wengkon secara umum tidak pemilih artinya siapa saja cocok memiliknya.
Pamor wengkon banyak yang dikombinasikan dengan pamor lainnya seperti wos wutah,ron genduru,tambal,dsb.

#FILOSOFI_PAMOR_KULIT_SEMONGKO

Pamor Ngulit Semangka termasuk pamor yang merakyat jenis pamor ini sebagaimana namanya seperti kulit semangka.
Dari segi teknik pembuatannya termasuk pamor mlumah.
Dari segi niat termasuk dalam jenis dalam pamor tiban (tidak direkayasa bukan pamor rekan)
Tuahnya : memudahkan mencari jalan rejeki dan mudah bergaul pada siapa saja dan dari golongan manapun.

#SOULD_OUT_TERMAHAR_KOSONG


DAPUR : Sigar Jantung
PAMOR : Dwi Pamor
( Toyo Mambeg + Beras Wutah )
TANGGUH : Tuban

Untuk pemesanan / pembayaran bisa via Tokopedia
Atau Hubungi: 
Telp./W.A: 0816869621
BBM: D97B02D4
Desa Bakalan Kecamatan Kandeman Kabupaten Batang













#FILOSOFI SIGAR JANTUNG

Tombak sigar jantung atau bunga jantung pisang yang memiliki sebuah makna yang luar biasa tentang ajaran hidup kerendahan hati, kebersihan budi, dedikasi, keikhlasan dan juga fase dimana seseorang akan meraih kejayaan.

#FILOSOFI_PAMOR_TOYO_MAMBEG

Toya Mambeg artinya Air Menggenang(terhenti tidak mengalir)
Adalah bentuk gambaran pamor yang hampir serupa dengan pamor tumpuk tetapi bersusun-susun.
Dihubungkan oleh sebuah garis pamor yang membujur bilah.
Pamor ini tergolong pamor miring dan bukan pamor pamilih
Artinya semua orang bisa memiliki.
Tuahnya sangat baik untuk membuat orang bisa menumpuk kekayaan.
Maksudnya rejeki yang telah didapat tidak mudah mengalir keluar.

#FILOSOFI_PAMOR_BERAS_WUTAH

Pamor Wos Wutah = Pamor Tiban, tidak pemilih.
Harafiah berarti beras tumpah, oleh kebanyakan penggemar keris dianggap memiliki tuah yang dapat membuat pemiliknya mudah mencari rejeki,berkelimpahan.
Oleh sebagian ahli tanjeg dikatakan bahwa di dalam pamor ini tersembunyi tuah lain yang baik, misalkan menghindarkan pemilik dari bahaya.
Bagi lelaki Jawa yang telah menikah pamor ini juga mengingatkan akan tanggung jawab lelaki sebagai kepala keluarga untuk bertanggungjawab menghidupi / menafkahi keluarganya,sebagaimana tercermin dari ritual kacar-kucur pengantin Jawa dimana pihak lelaki menumpahkan beras ke tempat yang telah disediakan pihak perempuan.
Arti simbolis ritual ini juga berarti bahwa rejeki yang didapat sang suami "tidak lari kemana-mana" selain ke istri sendiri - yang sekaligus menjadi pengelolanya.

#SOULD_OUT_TERMAHAR_KOSONG

BERSERTIFIKAT MUSIUM PUSAKA TMII

DAPUR : Sinom
PAMOR : Wengkon
TANGGUH : Mataram
WARANGKA : Gayaman Yogya
KAYU : Timoho
PENDOK : Slorok Model Yogya

PENDOK : Slorok Model Yogya

Untuk pemesanan / pembayaran bisa via Tokopedia
Atau Hubungi: 
Telp./W.A: 0816869621
BBM: D97B02D4
Desa Bakalan Kecamatan Kandeman Kabupaten Batang













#MAKNA_SIMBOLIK_DAPUR_SINOM

Dhapur Sinom Robyong mengandung arti tumbuh dari asalnya daun muda menjadi dedaunan yang ngremboko (berhimpun)
Dimana menggambarkan periode sang anak menginjak dewasa yaitu peralihan masa kanak-kanak ke masa pra puber.
Para muda menjalani hidup dengan semangat suka cita penuh harapan,mencari identitas diri,beradaptasi dalam lingkungannya dan mengolah bakat serta kreatifitas.
Dhapur Sinom Robyong mengingatkan kita bagaimana menyikapi hidup dengan semangat untuk terus tumbuh berkembang menjadi lebih baik.
Juga bagaimana seharusnya sebagai orang tua,orang tua bertugas tidak hanya membesarkan anak tapi juga mendewasakan anak (ngentas pitulus) agar ia nantinya berguna bagi keluarga bangsa dan lingkungannya.
Tidak mengherankan di masa lalu keris Sinom Robyong sering digunakan sebagai hadiah bagi Pangeran-Pangeran yang dikhitankan.

#FILOSOFI_PAMOR_WENGKON

Dilihat dari penampilannya tampak seolah pamor yang sederhana.Tetapi pamor Wengkon atau Tepen tidak dapat dibuat oleh sembarang empu.Hanya para empu yang cermat dan teliti dalam kerjanya yang sanggup membuat motif pamor Wengkon dengan baik.
Bentuk gambaran motif pamor Wengkon berupa garis yang membentuk bingkai sejak dari bagian gandik Ke tepi depan ke pucuk ke tepi belakang hingga wadidang keris.
Kata wengkon artinya memang bingkai. Sedangkan nama Tepen berasal dari kata tepian.
Karena membentuk bingkai pamor ini terkadang disebut juga pamor Lis-lisan. Lis = bingkai.
Tuah atau angsar pamor wengkon bagi sebagian pencinta keris dipercaya dapat melindungi pemiliknya dari bahaya penangkal guna-guna penangkal fitnahan mencegah gangguan binatang buas dan berbisa.
Pamor wengkon secara umum tidak pemilih artinya siapa saja cocok memiliknya.
Pamor wengkon banyak yang dikombinasikan dengan pamor lainnya seperti wos wutah,ron genduru,tambal,dsb.

Keris Tilam Upih Pamor Kulit Semangka Abad 16



#BERSERTIPIKAT_MUSIUM_PUSAKA_TMII

DAPUR : Tilam Upih
PAMOR : Kulit semangka
TANGGUH : Mataram
WARANGKA : Gayaman Yogya
KAYU : Nogo Sari
PENDOK : Slorok Model Yogya

Untuk pemesanan / pembayaran bisa via Tokopedia
Atau Hubungi: 
Telp./W.A: 0816869621
BBM: D97B02D4
Desa Bakalan Kecamatan Kandeman Kabupaten Batang












#MAKNA_SIMBOLIK_DAPUR_TILAM_UPIH

Dapur Tilam Upih dalam terminologi Jawa bermakna tikar yang terbuat dari anyaman daun untuk tidur,di istilahkan untuk menunjukkan ketenteraman keluarga atau rumah tangga. Oleh karena itu banyak sekali pusaka keluarga yang diberikan secara turun-temurun dalam dapur Tilam Upih.
Ini menunjukkan adanya harapan dari para sesepuh keluarga agar anak-cucunya nanti bisa memperoleh ketenteraman dan kesejahteraan dalam hidup berumah tangga.
Para Orang Tua jaman dulu memberikan Keris Dhapur Tilam Upih secara turun temurun kepada anaknya yang menikah artinya orang tua mendoakan anaknya agar hidup rumah tangganya baik,mulia dan berkecukupan.
Keris Tilam Upih juga merupakan simbol harapan akan hidup yang berkecukupan.
Keris Tilam Upih juga disebut Ibu dari semua Keris (The Mother of Kris).
Menurut kisah dahulu kala Sunan Kalijaga pernah menyarankan kepada pengikut pengikutnya bahwa keris yang pertama harus dimiliki adalah Keris Tilam Upih.

#FILOSOFI_PAMOR_KULIT_SEMANGKA

Pamor Ngulit Semangka termasuk pamor yang merakyat jenis pamor ini sebagaimana namanya seperti kulit semangka.
Dari segi teknik pembuatannya termasuk pamor mlumah.
Dari segi niat termasuk dalam jenis dalam pamor tiban (tidak direkayasa bukan pamor rekan)
Tuahnya : memudahkan mencari jalan rejeki dan mudah bergaul pada siapa saja dan dari golongan manapun.

Keris Carita Prasaja Mataram Abad 16 Pamor Beras Wutah


BERSERTIFIKAT MUSIUM PUSAKA TAMAN MINI INDONESIA INDAH

DAPUR : Carita Prasaja
PAMOR : Beras Wutah
TANGGUH : Mataram
WARANGKA : Ladrang Solo
KAYU : Jati
PENDOK : Blewah Model Solo

Untuk pemesanan / pembayaran bisa via Tokopedia
Atau Hubungi: 
Telp./W.A: 0816869621
BBM: D97B02D4
Desa Bakalan Kecamatan Kandeman Kabupaten Batang









#MAKNA_SIMBOLIK_DAPUR_CARITA_PRASAJA
Keris luk 11 dhapur Carita Prasaja termasuk keris yang langka dijumpai adalah sebuah cerita filosofi perjalanan hidup manusia untuk selalu bersahaja bertingkah laku andhap asor tidak selalu menuruti kehendak serta keinginan hawa nafsu hidup di jalan yang benar senantiasa eling bahwa hidup adalah mengabdi atau menghamba kepada tuhan yang maha esa
selalu sabar narima dan tetap selalu ngemong kepada siapa pun orangnya.
Hidup prasaja bukan berarti kekurangan dan miskin tetapi berusaha menyesuiakan diri dengan lingkungan.

#FILOSOFI_PAMOR_BERAS_WUTAH
Pamor Wos Wutah = Pamor Tiban tidak pemilih.
Harafiah berarti beras tumpah, oleh kebanyakan penggemar keris dianggap memiliki tuah yang dapat membuat pemiliknya mudah mencari rejeki berkelimpahan.
Oleh sebagian ahli tanjeg dikatakan bahwa di dalam pamor ini tersembunyi tuah lain yang baik misalkan menghindarkan pemilik dari mara bahaya.
Bagi lelaki Jawa yang telah menikah pamor ini juga mengingatkan akan tanggung jawab lelaki sebagai kepala keluarga untuk bertanggungjawab menghidupi / menafkahi keluarganya,sebagaimana tercermin dari ritual kacar-kucur pengantin Jawa, dimana pihak lelaki menumpahkan beras ke tempat yang telah disediakan pihak perempuan.
Arti simbolis ritual ini juga berarti bahwa rejeki yang didapat sang suami "tidak lari kemana-mana" selain ke istri sendiri - yang sekaligus menjadi pengelolanya.

Selasa, 08 Agustus 2017

#SOLD_OUT_TERMAHAR_KOSONG



BERSERTIFIKAT MUSIUM PUSAKA TAMAN MINI INDONESIA INDAH

DAPUR : Sangkelat
PAMOR : Beras Wutah
TANGGUH : Mataram
WARANGKA : Gayaman Solo
KAYU : Timoho
PENDOK : Bunton Model Solo

Untuk pemesanan / pembayaran bisa via Tokopedia
Atau Hubungi: 
Telp./W.A: 0816869621
BBM: D97B02D4
Desa Bakalan Kecamatan Kandeman Kabupaten Batang

















#MAKNA_SIMBOLIK_DAPUR_SANGKELAT

Sengkelat memang berbentuk sangat sederhana dia sangat polos tak banyak ornamen,ibarat naga dia bagaikan seekor naga yang hitam legam tanpa mahkota.
Namun dibalik kesederhanaanya itulah,Sengkelat adalah keris yang pilih tanding dan mempunyai tempat tersendiri di hati para pecinta Tosan Aji.
Banyak legenda yang menyertai Sengkelat ini sehingga menjadi keris yang sangat terkenal, konon Pak Harto yang terpilih 6 (enam) kali pemilu dan berkuasa selama 32 tahun memiliki pusaka berdhapur sengkelat sebagai salah satu piandelnya.
Tak heran menjelang pilkada/pemilu keris ini banyak diburu oleh beberapa orang yang mempercayai tuahnya agar sukses menjadi wakil rakyat.
Cerita keris sengkelat yang dapat kita baca dalam Kitab Babad Demak mengandung nilai-nilai filosofi yang tinggi.
Keris Sengkelat merupakan sanepa (perlambang) masuknya Agama Islam di Pulau Jawa tidak bisa meninggalkan budaya dan kearifan lokal.
Keris Sengkelat juga dianggap mewakili masyarakat kelas bawah yang kecewa,marah,terhadap keadaan.
Dalam bahasa Jawa,perasaan mereka disebut sengkel atine (sengkelat) atau jengkel hatinya.
Dalam ilmu numerologi versi Jawa tiga belas (telulas : Jawa) telulas berarti las-lasan ing urip, mempunyai makan yang bernuansakan ajakan kembali kepada arah jalan Keilahian.
Keris Luk 13 juga melambangkan kehidupan stabil dan tenang.

#FILOSOFI_PAMOR_BERAS_WUTAH

Pamor Wos Wutah = Pamor Tiban tidak pemilih.
Harafiah berarti beras tumpah oleh kebanyakan penggemar keris dianggap memiliki tuah yang dapat membuat pemiliknya mudah mencari rejeki,berkelimpahan.